Pamor ini memiliki makna yang mendalam dalam budaya Jawa. “Banyu” berarti air, dan “Tetes” berarti tetesan, sedangkan “Tirto Tumetes” merujuk pada air yang terus menetes. Dalam pamor ini, lapisan-lapisan satonnya disusun sedemikian rupa sehingga membentuk pola yang menyerupai tetesan air yang terus mengalir. Tangguh : mataram. memiliki bentuk luk 13. Tuah dari Keris Nogo Rojo tersebut dapat menolak hujan apabila anda mempunyai hajatan seperti acara pernikahan yang mendadak cuaca mendung.Menghancurkan kekuasaan yang tidak adil.kuasa yang sangat ampuh untuk kejayaan usaha anda.Memunculkan pamor kewibawaan dalam jabatan.Dan masih banyak lagi manfaat Ciri utama dari Keris dhapur Puthut Kembar atau Keris Omyang yaitu terdapat ukiran/relief sepasang Manusia (Puthut/Badjang) di sebelah kanan dan kiri gandhiknya. Baca juga: Sejarah dan tuah sakti Keris Omyang Jimbe. Posisi Sepasang Puthut tersebut saling membelakangi dengan tangan menyembah atau menengadah ke atas seperti sedang berdo'a. Jadi, jabatan atau pangkat pemilik Keris pamor Tejo Kinurung akan semakin meningkat dan terlindungi. Pamor Tejo Kinurung juga dipercaya dapat melindungi pemiliknya dari marabahaya, baik yang bersifat fisik/nyata maupun yang bersifat non fisik/ghaib. Keris dan Isoteri (tuah) ibarat dua sisi mata uang. Keris dan pamor adalah dua hal yang nyaris Bentuknya khas dan mudah dibedakan dari senjata tajam lainnya karena tidak simetris di bagian pangkal yang melebar, seringkali bilahnya berkelok-kelok, dan banyak di antaranya memiliki pamor (damascene), yaitu terlihat serat-serat lapisan logam cerah pada helai bilah. Jenis senjata tikam yang memiliki kemiripan dengan keris adalah badik. Tuahnya untuk menambah keberanian dan keteguhan iman. Besi Balitung ada dua jenis. Yang baik, besinya berasal dari batu, benwarna hitam agak ungu pekat. Jika dijentik bunyinya: Ting… panjang. Tuahnya baik untuk nelayan. Sedangkan yang buruk warnanya agak kotor, dan jika dijentik bunyinya: Ngeng, pendek. Tuahnya buruk menyebabkan melarat. pamor, luk, dan dhapur keris, serta objek formal berupa makna yang terdapat dalam pamor, luk dan dhapur keris. Data primer diperoleh melalui kajian literatur buku tentang keris yakni: Ensiklopedi Keris, Pamor Eksotik Tosan Aji, Keris Indonesia: Estetika dan Makna Filosofi, Mengenal Keris: Senjata Magis Masyarakat Jawa. Data sekunder diperoleh duR5weZ.

jenis pamor keris dan gambarnya